erita
11

Kepribadian Anak Sekolah Berdasarkan Merek Buku Tulis


Masih ingat nggak dengan merek buku tulis Sinar Dunia, Kiky, dan AA? Buku tulis ini emang punya daya tarik tersendiri buat anak-anak sekolah terutama saat ajaran baru tiba.
Nggak hanya ramai diburu, tapi anak sekolah juga peduli dengan merek buku tulis yang akan mereka beli. Sampai-sampai ada lho yang kalau udah suka banget sama satu merek, nggak mau berpaling ke merek lain. Segitunya? Iya.
Nah, kira-kira apa sih karakter anak-anak sekolah saat memilih merek buku tulis tertentu? Berikut ini adalah  kepribadian anak sekolah berdasarkan merek buku tulis yang anak-anak sekolah pilih:
1. Kiky
Bisa dibilang merek buku tulis Kiky jadi merek idaman anak-anak sekolah terutama cewek. Nggak hanya kualitas kertasnya yang bagus tapi desain visualnya juga menarik. Ini terlihat dari setiap lembarannya dengan gambar dan warna yang berbeda. Biasanya gambar di setiap lembar disesuaikan dengan tema gambar yang ada di cover buku.
Anak sekolah yang memilih merek buku tulis Kiky cenderung memiliki pribadi yang ceria dan mengutamakan “gaya” dibandingkan fungsi buku tulis. Mereka juga rela membeli buku yang harganya lebih mahal ini untuk membayar segala kelucuan yang ada, merek jadi urusan nomor dua.
2. Sinar Dunia
Merek buku tulis yang juga dikenal dengan sebutan “Sidu” ini malah jadi idaman orangtua. Selain karena harga yang terjangkau dan merakyat, orangtua lebih mementingkan fungsi bukan gambar yang lucu sebagai alasannya untuk membelikan buku tulis ini. Sedangkan, anak-anak cenderung menolak untuk memilih buku tulis Sidu karena kepolosan di setiap lembarnya, ditambah lagi desain visualnya juga biasa.
Anak sekolah yang memilih merek buku tulis Sidu cenderung memiliki karakter yang sederhana dan mengutamakan nilai suatu barang berdasarkan fungsinya. Ekonomis nan praktis gitulah!
3. AA (Asia Afrika)
Ada yang masih asing dengan merek buku tulis ini? Dibandingkan dengan merek buku tulis Kiky dan Sinar Dunia, AA memang masih kalah keren nan pamor. Pantas saja, kalau dulu ada yang mempunyai merek buku tulis ini pasti merasakan teraniaya.
Gimana nggak? Kamu selalu mendambakan untuk mempunyai buku tulis ber-merek Sidu atau Kiky, eh tapi malah AA yang kamu punya. Kamu harus rela menuliskan lembar demi lembar pelajaran dalam sebuah perasaan terpendam. Jadi, anak sekolah yang mau tak mau memiliki merek buku tulis AA cenderung lebih menerima kenyataan meski rasa sakit tak tertahankan.
Ya, sebenarnya sebagian anak sekolah sih yang penting dapat buku tulis yang baru dan nggak peduli merek. Ada lagi yang lebih fokus pada warna atau gambarnya saja. Apalagi kalau buku tulis yang lama masih bisa dipakai, bisa kan dimanfaatkan kembali? Udah, jangan serius-serius bacanya. Selamat belajar ya! 
Previous
Next Post »