erita
11

5 Hal Yang Bikin Juventus Bisa Ngalahin Barcelona di Final Liga Champions 2015


Akhir pekan nanti bakalan ada hajatan yang mempertemukan Juventus dengan Barcelona dalam sebuah janji bersanding dalam pertandingan mahapenting di final Liga Champions. Seperti yang udah kamu ketahui bahwa final Liga Champions itu biasanya jadi pertandingan pamungkas pertanda berakhirnya (hampir) seluruh liga-liga sepakbola di Eropa. Maka dari itu banyak banget sorotan yang ditujukan ke partai final Liga Champions ini, termasuk final match Juventus Vs Barcelona nanti. Dan buat kamu yang ngedukung Juventus di pertandingan besok Sabtu, nih MBDC bakalan ulas beberapa hal yang bisa bikin Juventus menang atas Barcelona.

1. Waktu Istirahat yang Lebih Panjang

{source name="Tevez aja masih sempet belanja" url="www.dailymail.co.uk"}
Tevez aja masih sempet belanja via dailymail.co.uk
Meskipun dalam pertandingan nanti Juventus itu statusnya underdog, tapi Juventus punya keuntungan dalam hal waktu istirahat yang lebih lama. Emang sih Juventus dan Barcelona sama-sama bertanding akhir pekan kemaren, tapi laga yang dimainin Juventus itu nggak lebih dari sekedar formalitas aja. Karena mau gimanapun hasilnya juga nggak bakalan ngefek sama posisi mereka di klasemen yang emang udah jadi scudetto dari beberapa pekan sebelum kompetisi Serie A nya selesai. Udah gitu di pertandingan terakhir lawan Hellas Verona, Juventus juga nggak turun dengan kekuatan penuh. Hal ini jelas beda banget sama Barcelona yang pada pertandingan terakhir kemaren tampil habis-habisan ngelawan Atletico Bilbao demi menangin Copa Del Rey.

2. Olympiastadion, Berlin

{source name="Juara world cup 2006" url="www.worldcupblog.org"}
Juara world cup 2006 via worldcupblog.org
Olympiastadion yang bakal digunain sebagai venue final Liga Champions itu ternyata menyimpan kenangan manis buat sepakbola Italia. Di stadion inilah Italia jadi juara dunia pada tahun 2006 pada pertandingan yang lebih dikenang karena tandukan Zidane ke dada Materazzi itu. Apalagi dua punggawanya Juventus saat ini yaitu Andrea Pirlo dan Gianluigi Buffon ikutan maen pas Italia menang atas Prancis. Dan kamu tentunya juga inget dong, keluarnya Italia jadi juara dunia tahun 2006 itu adalah kejutan banget. Soalnya pas waktu itu sepakbola Italia lagi suram karena diguncang sama kasus calciopoli yang nenggelamin pamor Serie A. Sedangkan saat ini situasinya kurang lebih sama gitu kayak 2006. Pas sepakbola Italia lagi lemas lesu dan nggak bergairah, Juventus secara nggak disangka-sangka tembus ke partai finalnya Liga Champions. Mungkin banget kan Juventus akhirnya bisa ngalahin Barcelona yang lebih diunggulkan.

3. Paul Pogba Factor

{source name="Pogba" url="www.ibtimes.co.uk"}
Pogba via ibtimes.co.uk
Beberapa musim terakhir Paul Pogba bersama Andrea Pirlo bisa dibilang jadi pondasi kebangkitannya Juventus. Tapi musim ini sepertinya sepak terjang Pogba bakalan lebih diperhatiin deh. Karena pada jendela transfer musim panas entar, banyak banget klub yang udah ngincer Pogba. Padahal Michel Platini pernah bilang bahwa Pogba itu belum sekelas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Intinya belum layak dibeli dengan harga mahal lah. Nah pertandingan final Liga Champions di Berlin entar kayaknya bisa dimanfaatin Pogba buat show off kemampuan terbaiknya. Apalagi di laga itu Pogba juga bakalan ketemu sama Messi. Makin termotivasi aja deh Pogbanya. Soalnya kalau Pogba bisa ngebuktiin dia lebih baik daripada Messi pada laga final nanti, harga jualnya bakalan meroket. Terus jika dia sampai dibeli klub lain dengan harga mahal banget, dia bisa minta gaji yang juga gede banget. Lumayan kan.

4. Alvaro Morata Factor

{source name="Morata" url="bongdaso.com"}
Morata via bongdaso.com
Pemain yang jadi sorotan emang penting, tapi jangan remehkan juga pemain yang terlupakan seperti Alvaro Morata. Pemain yang dicampakkan sama Real Madrid ini jadi bahan perbincangan setelah sukses melampiaskan rasa sakit hatinya ke mantan klubnya itu. Ya pada fase semifinal Liga Champions lawan Real Madrid, Morata ngegolin dua kali masing-masing dalam laga home dan away. Dan sumbangan gol-gol dari Morata itulah yang akhirnya bikin Real Madrid nggak bisa ngewujudin harapan banyak orang yang pengen banget ngelihat All Spanish Final di Liga Champions.
Kalau ngelawan Madrid yang notabene adalah mantan klubnya dia yang masih ada ikatan emosional aja bisa dua kali, apalagi cuma ngelawan Barcelona. Inget bahwa seorang Morata itu dibesarkan sama Real Madrid Castilla yang merupakan klub akademinya Real Madrid. Jadi dari kecil Morata udah dididik bahwa Barcelona itu adalah musuh besar yang wajib dikalahkan. Selain itu karena emang berasal dari Spanyol dan cukup lama di Real Madrid, Morata pasti pahamlah ya sama kultur dan gaya sepakbolanya Barcelona.

5. Pertahanan Solid

{source name="Ketemu lagi" url="www.thehardtackle.com"}
Ketemu lagi via thehardtackle.com
Hal lain yang bisa diandalkan Juventus buat ngalahin Barcelona itu adalah pertahanan Juventus yang solid. Hal ini bisa dilihat dari statistik Juventus di Liga Champions yang baru kebobolan 7 gol. Bandingin aja sama Barcelona yang kebobolan sampai 10 gol. Udah gitu Juventus punya Chiellini dan Evra di barisan pertahanan yang pernah tersakiti sama kelakuannya Luis Suarez. Kemungkinannya sih di final nanti Evra sama Chiellini gak akan ngasih ampun ke Suarez. Itu belum termasuk Gianluigi Buffon, penjaga gawangnya Juventus yang merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Buffon harusnya udah belajar bagaimana Manuel Neuer bisa ngeredam Messi di Piala Dunia tahun lalu. Kalau Neuer aja bisa mestinya Buffon juga bisa.
Menurut kamu kira-kira apalagi ya hal yang bikin Juventus bisa ngalahin Barcelona. Tambahin di kolom komentar gih. Atau kalau kamu nggak tau, kamu bisa tanyain ke temen kamu yang Juventini banget gitu. Vioci Per Noi Magica Juve.
Previous
Next Post »