erita
11

Kisah Seorang Pria Yang Memiliki Payudara Seperti Wanita


Charlie Edgeworth, berusia 19 tahun, dijuluki “Mooby” oleh teman-teman sekolahnya ketika kondisi medis yang langka, yaitu bertumbuhnya payudara seperti wanita ketika dia berusia 13 tahun.

Bekerja sebagai Call center, ia begitu malu memiliki payudara sebesar cangkir. Bahkan dia tidak pernah punya pacar.

Hampir putus asa mencari cara untuk mengurangi ukuran dadanya, mulai dengan diet ketat yang menyebabkan berat badannya menurun 9 kilogram ketika ia masih di sekolah.

Tapi usaha itu hanya membuat dadanya lebih tampak menonjol. Setelah bertahun-tahun ia ditindas, akhirnya ia memutuskan untuk menjual mobilnya untuk menjalani operasi payudara.

Kurang lebih operasi payudara bekisar £ 2.000 (sekitar Rp 40 juta), dan berharap dengan dada barunya akan membantu dia menemukan cintanya.




Charlie mengatakan:

“Begitu banyak anak-anak memanggil saya dengan nama MOOBS selama SMA.”
Charlie menderita kondisi medis yang disebut Gynecomastia, adalah ketidakseimbangan hormon yang berarti ia memiliki lebih banyak estrogen dari testosteron yang menyebabkan jaringan payudara membesar.

Titik yang paling menyakitkan, ketika bosnya menyebut Charlie tampak seperti “Mooby” dan saat itulah ia memutuskan untuk serius memilih jalur bedah.

Akhirnya, ia memutuskan untuk operasi payudara dan diambil sekitar 200ml lemak dan kelenjar dari masing-masing payudaranya.

Setelah tiga tahun ia merasa percaya diri dengan kondisi payudaranya, ia juga mengatakan bahwa ia sudah merasa sama seperti pria lainnya.

Adam Kalecinski, ahli bedah yang mengoperasikan Charlie, mengatakan:

“Saya sangat senang dengan hasil operasi Charlie.”
Previous
Next Post »