erita
11

4 cewek cantik ini gagal di perkosa oleh pria bejat bernafsu setan simak ceritanya

4 cewek cantik ini gagal di perkosa oleh pria bejat bernafsu setan simak ceritanya Wanita kerap menjadi korban pelecehan seksual atau pemerkosaan. Para pelaku dengan tega melampiaskan nafsu bejatnya yang tentu merugikan orang lain.

Namun, banyak pula wanita yang berhasil melawan pelaku. Dengan ribuan akal wanita meronta dan melawan agar tak jadi korban kebejatan si pemerkosa.

Para wanita itu pun selamat dan melaporkan kejadian itu ke polisi. Namun, meskipun selamat tentu saja rasa trauma pasti dialami.



Berikut beberapa cerita wanita-wanita yang berhasil lolos dari nafsu bejat pemerkosa seperti 

1. Mahasiswi melawan saat akan diperkosa di angkot

Aksi heroik mahasiswi di Tasikmalaya, Jawa Barat ini patut diacungi jempol. Dirinya selamat dari perkosaan dua orang pria di angkot karena berhasil melawan dengan cara berteriak. Peristiwa yang sudah terjadi tahun 2011 silam ini berawal ketika korban menumpangi angkot 010 jurusan Cilembeng-Geger Noong.

Di dalam angkot pada saat itu hanya ada tiga orang pria. Satu sopir dan dua lainnya duduk di kursi belakang.

Mahasiswi itu mulai curiga ketika sang sopir mulai membawanya berputar-putar pada rute yang tak seharusnya dilewati pada hari-hari biasanya. Ditambah lagi gelagat dua orang laki-laki lainnya mulai semakin mencurigakan.

Tiba-tiba dua penumpang lelaki itu langsung menyergap korban. Mulut korban dibekap salah seorang pelaku dan sempat diberi bogem mentah, agar mahasiswi itu lemas.

Namun usaha dua lelaki itu rupanya sia-sia. Korban bisa melawan sekuat tenaga dan berteriak kencang sehingga membuat konsentrasi sang sopir buyar.

Akibatnya angkot hilang kendali dan menabrak salah satu rumah warga di pinggir jalan. Warga setempat yang mengetahui hal tersebut langsung menggeruduk angkot dan menangkap ketiga pelaku itu.

Amukan massa tak berlangsung lama. Sebab salah satu petugas kepolisian dari Polsekta Tamansari Tasikmalaya yang kebetulan melintas di lokasi yang sama berhasil membubarkan aksi massa itu. Korban langsung diamankan warga dan pelaku segera digelandang ke kantor polisi

2. Gigit kemaluan pemerkosa, janda ini selamat


M, janda berusia 47 tahun patut bernapas lega. Betapa tidak, warga Kampung Mejeruk, Distrik Masni Kabupaten Manokwari itu berhasil meloloskan diri dari upaya perkosaan setelah perempuan beranak 3 itu menggigit dan meremas kemaluan pelaku.

Peristiwa ini terjadi di dalam rumah korban, sekitar pukul 23.00 WIT. M menceritakan, saat kejadian dia tidur sendirian di rumahnya. Selanjutnya, Ia pun mematikan lampu dan hendak tidur. Namun, tiba-tiba di hadapannya sudah berdiri seorang pria yang sudah telanjang bulat dan memegang parang.

Pelaku yang kemudian diketahui berinisal Abr (20 tahun) itu pun langsung menyekap dan mengarahkan parang ke leher Maskana. Sambil mengancam akan dibunuh bila tak mengikuti kemauan, Abr meminta korban diam dan membuka pakaian.

"Saya kaget karena tiba-tiba ada orang yang membawa parang dan telanjang sudah ada di dalam rumah. Dia peluk saya. Saya tanya, tapi dia tidak jawab," tuturnya.

Karena diancam, M pasrah yang pentingnya nyawanya aman. "Ya, sudah, saya menyerah yang penting saya tidak dibunuh karena dia sudah mengancam saya dengan pisau. Dia bilang ya (tidak membunuh)," katanya.

M pun berhasil selamat setelah kemaluan pelaku digigit. Pelaku pun mengerang kesakitan dan M teriak minta tolong.

Beberapa detik kemudian, warga yang mendengar teriakan minta tolong tiba di rumah korban. Mereka sempat mencari pelaku, namun malam itu tak ditemukan.

3. Bisa ilmu beladiri, siswi SMA gagal diperkosa hanya diremas payudara


Berkat ilmu beladiri yang dimilikinya, membuat RR (16), seorang siswi SMA di Palembang, selamat dari percobaan perkosaan yang dilakukan empat pemuda yang baru dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook. Korban hanya kehilangan sejumlah barang berharga usai dirampas para pelaku.

Ke empat pelaku adalah IB (17), N (16), H (17), dan R (16). Para pelaku yang juga berstatus pelajar SMA itu tinggal bertetangga di Jalan Jenderal Sudirman, KM 3,5, Lorong Kasnariansyah, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. IB dan N berhasil diringkus polisi setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya.

Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah korban dan para pelaku berkenalan melalui FB. Kemudian, mereka bertemu dan jalan-jalan di kawasan Jalan Alang-alang Lebar (AAL), Palembang, akhir Agustus 2015 lalu.

Kemudian, korban diajak ke rumah salah satu pelaku tak jauh dari lokasi. Di sana lah, para pelaku mengatur siasat untuk mengerjai korban dengan menariknya ke kamar. Diperlakukan seperti itu, sontak korban melawan.

Mendapati perlawanan, para pelaku semakin geram dan memaksa meremas payudara korban. Meski sudah terlaksana, korban kembali berontak dan melawan dengan sejumlah jurus beladiri yang dimilikinya. Korban menendang para pelaku bergantian.

Alhasil, para pelaku gagal melancarkan aksinya. Pelaku hanya mengambil sejumlah barang milik korban, seperti handphone, uang dan cincin. Pelaku kabur meninggalkan korban

4. Vokalis Band Bee Violet Selamat Dari Perkosaan



Vokalis Bee Violet, Anis Muwaffaq (18) nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh seorang supir taksi. Namun seorang prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad Pratu Awang, berhasil menyelamatkan gadis tersebut.

Peristiwa terjadi Senin (24/12) malam. Anis janjian bertemu rekannya di Jatibening, Bekasi. Dia naik taksi berwarna kuning dari Jl Margonda Raya, Depok sekitar pukul 20.30 WIB.

Awalnya tidak ada yang mencurigakan, tapi sopir itu kemudian malah berputar-putar tidak jelas. Hingga keluar masuk kampung. Saat korban menegur, sopir taksi itu malah menodongkan pisau dan mengikatnya.

Saat ada kesempatan, Anis berteriak minta tolong. Beruntung di sekitar kejadian ada seorang anggota Kostrad bernama Prajurit Satu (Pratu) Awang.

"Pratu Awang berada dekat dengan TKP maka segera menolong korban dan menendang mobil taksi tersebut sampai penyok, Pelaku pun langsung kabur dan Anis pun terselamatkan," demikian keterangan dari Penerangan Divisi I Kostrad Cilodong.

Awang diketahui adalah staf intel di Divisi I Kostrad. Kasus ini kini masih ditangani Polres Depok.
Previous
Next Post »