erita
11

Inilah 6 Tipe Penumpang Menyebalkan di Commuter Line


KA Commuter Jabodetabek (atau disebut juga KRL Commuter Line, dulu dikenal sebagai KRL Jabotabek) adalah jalur kereta rel listrik yang dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PTKA).
KRL telah beroperasi di wilayah Jakarta sejak tahun 1976, hingga kini melayani rute komuter di wilayah DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Kereta Commuter Line favorit pekerja dari sekira kota Jakarta. Kepadatan ini menimbulkan beragam tipe penumpang.
Berikut ini adalah 6 tipe penumpang Commuter Linesebagaimana kami kutip dari Okezone:
Si pengambil kursi prioritas
Setiap Commuter Line menyediakan kursi prioritas yang di tempatkan di setiap sudut gerbong. Penumpang yang diprioritaskan dalam hal ini adalah penumpang lanjut usia, penumpang hamil, penumpang membawa balita dan penyandang disabilitas.
Namun, karena padatnya kereta, terkadang banyak penumpang yang bukan terasuk dalam kriteria di atas, dengan cepatnya duduk di sana. Seolah tak mau posisinya digeser, mereka mengabaikan ibu pembawa balita dan pura-pura tidur.
Si pemaksa
Umumnya, satu kursi panjang yang disediakan di tiap gerbong bisa diduduki hingga delapan orang. Tetapi banyak orang yang kerap memaksa untuk mendapat tempat duduk meskipun kursi sudah tak muat lagi.
Akibatnya, penumpang harus duduk berhimpitan dengan menahan rasa sakit. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa menolak keinginan si pemaksa dengan sopan. Jika usianya lebih tua dari Anda, Anda bisa memberikan kursi untuknya.
Si cuek
Dengan dalih “sama-sama bayar”, seorang penumpang kadang tak lagi peduli kepada penumpang lanjut usia dan penumpang membawa balita. Meski kursi prioritas telah penuh, mereka yang duduk di kursi tengah kerap cuek dan tidak mau memberikan tempat duduk.
Si baik hati
Penumpang inilah yang menjadi idaman para pelanggan Commuter Line. Saat melihat orang yang membutuhkan tempat duduk datang, dia dengan sigap berdiri dan memberi tempat duduknya untuk orang lain. Penumpang ini juga tak bernafsu duduk di kursi prioritas meskipun kursi tersebut kosong.
Si bau badan
Padatnya Commuter Line pada jam-jam padat seperti jam pulang kerja seringkali membuat penumpang tak memiliki jarak dengan penumpang lainnya. Mereka berhimpitan dan kadang tidak dapat menggerakkan tubuh. Dalam posisi seperti ini, akan sulit untuk menghindari bau menyengat dari tubuh seseorang. Untuk mengatasi hal ini saat Anda tidak mendapat tempat duduk, Anda bisa memilih posisi berdiri di dekat pintu dan mengarahkan wajah Anda pada kaca pintu.
Si pemilik suara keras
Mengobrol di Commuter Line dengan suara keras dapat membuat penumpang lain terganggu. Namun sepertinya mereka tak menyadari itu. Bahkan beberapa penumpang kerap menerima panggilan telfon dengan keras dan tertawa terbahak-bahak seolah sedang berada di rumah. Kedua hal di atas memang sangat mengganggu. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa mendengarkan musik dengan perangkat headset atau earphone dengan volume yang cukup untuk meredam suara dari samping Anda.
Untuk kamu, biasanya penumpang KRL yang paling menyebalkan yang mana? Dan apakah kamu termasuk salah satunya?
Previous
Next Post »