erita
11

5 Hal yang Bikin Barcelona Bisa Ngalahin Juventus di Final Liga Champions 2015


Partai final Liga Champions tahun ini bakalan unik banget deh. Secara dua tim yang masuk ke final yaitu Juventus dan Barcelona sama-sama berpeluang treble. Udah gitu Massimiliano Allegri dan Luis Enrique juga sama-sama berstatus pelatih yang baru masuk musim perdana. Tapi kalau kamu mau menggali statistik lebih dalam, Enrique sejauh ini masih lebih unggul dari Allegri gitu. Karena jumlah kemenangan yang diraih Enrique selama melatih Barcelona di semua ajang itu mencapai 48 kali, sementara Allegri cuma 37 kali aja. Jadi secara gak langsung bisa dikatakan bahwa Enrique itu lebih konsisten.
Terlepas dari faktor pelatih, kayaknya yang bakalan menangin Liga Champions akhir pekan nanti itu Barcelona deh. Soalnya Barcelona itu punya beberapa keunggulan bisa digunain buat ngalahin Juventus. Seperti ini nih.

1. Ball Possession

{source name="tuh liat perbandingan penguasaan bolanya" url="www.quora.com"}
tuh liat perbandingan penguasaan bolanya via quora.com
Siapa aja juga tau bahwa Barcelona itu punya naluri ball possession yang tinggi. Siapa aja musuhnya bakalan dibuat frustasi sama strategi ball possession yang diterapin sama Barcelona. Kalau kamu mau mikir dikit, kata possession itusebenernya sama dengan kata posesif, dimana kalau kamu punya pasangan yang posesif abis kamu juga bakalan frustasi seperti yang dirasakan sama lawan-lawannya Barcelona. Kemungkinannya hal itu juga yang nanti bakalan dihadapin sama Juventus. Emang sih pemain-pemainnya Juventus itu banyak yang jago passing. Cuma tingkat keposesifan pemain Juventus itu gak setinggi posesifnya para pemain Barcelona. Dan kalau Juventus udah kemakan sama ball possessionnya Barcelona, kayaknya sulit deh bagi Juventus buat menangin pertandingan.

2. Strategi yang Lebih Fleksibel

{source name="pelatih fleksibel" url="theaspirer.co.uk"}
pelatih fleksibel via theaspirer.co.uk
Berbeda dari jaman Pep Guardiola yang selalu ngandalin gaya tiki-taka, Luis Enrique ini punya pendekatan strategi yang lebih fleksibel. Jadi dulu itu Guardiola selalu nerapin gaya yang sama siapapun lawan yang dihadapi sama Barcelona. Akibatnya di beberapa laga, permainannya Barcelona bisa ditemukan antitoxinnya. Sementara sekarang ini Enrique lebih menyesuaikan dengan karakteristik lawan yang akan dihadapi. Kalau ketemu lawan yang kelihatan jomplang, ball possession masih tetep dipertahankan. Tapi kalau ketemu lawan yang secara kualitas gak jauh levelnya, Barcelona bisa memainkan gaya baru berupa bola-bola jauh dan serangan balik yang mematikan. Padahal selama ini kita tau bahwa bola-bola panjang itu haram hukumnya dilakukan oleh Barcelona. Kembali lagi soal laga final Liga Champions, andaikan Juventus bisa mengimbangi ball possession, bisa aja Barcelona akan melakukan perubahan gaya bermain yang bisa mengejutkan Juventus di atas lapangan.

3. Trio MSN

Kekuatan yang paling menonjol dari Barcelona musim ini adalah keberadaan dari trio MSN yaitu Messi, Suarez, dan Neymar. Sampai saat ini trio MSN udah ngebikin 120 gol di semua ajang. Dan bukan hanya jago urusan nyetak gol, trio MSN ini juga gak pelit buat berbagi assist satu sama lain. Saking ngeri dan seremnya trio MSN ini, banyak orang nyamain mereka sama Kerberos, itu monster yang kepalanya tiga itu. Belum lagi Messi musim ini juga mau turun ke belakang bantu-bantuin pertahanan dan mulai alur serangan. Secara gak langsung Messi itu gantiin tugasnya Xavigitulah. Tapi meskipun Messi sekarang rajin ngasih assist buat pemain Barcelona lainnya, dia masih jadi top scorernya Barca lho. Juventus mesti waspada nih.

4. Pemain Berpengalaman Tampil di Final Liga Champions

{source name="Menang terus" url="liamt505.blogspot.com"}
Menang terus via liamt505.blogspot.com
Keunggulan lain yang dimiliki sama Barcelona itu adalah banyaknya pemain yang udah berpengalaman tampil dan menangin Liga Champions. Secara dalam beberapa tahun terakhir itu komposisi tim intinya Barcelona gak banyak berubah gitu. Pemain-pemain kayak Sergio BusquetsAndres Iniesta, Lionel Messi, Dani AlvesGerard PiqueJavier Mascherano, sama Pedro Rodríguez sepertinya udah gak kaget sama atmosfer final Liga Champions. Apalagi dalam sepuluh tahun ke belakang, Barcelona udah menangin tiga kali Liga Champions. Bandingkan sama Juventus yang menang Liga Championsnnya udah lama banget. Terakhir sih Juventus menang Liga Champions itu musim 1995/1996. Lama banget kan hampir dua puluh tahun.

5. Perpisahan Xavi Hernandez

{source name="Xavi" url="www.qatarsports.today"}
Motivasi para pemain dan fans Barcelona bisa jadi berlipat ganda karena pertandingan final Liga Champions entar Minggu (7 Juni 2015) dini hari itu adalah laga perpisahannya Xavi Hernandez bersama Barcelona. Kalau Xavi dikasih kesempatan main mau itu dari menit awal atau dimasukkin sebagai pemain pengganti, pasti pemain Barca yang lain jadi tambah semangat. Apalagi kalau Xavi bisa jadi penentu kemenangannya Barcelona. Bisa jadi perpisahan yang indah tuh.Gak kayak perpisahannya Gerrard di Liverpool yang berakhir tragis.
Kamu sendiri seberapa yakin Barcelona bisa menangin Liga Champions tahun ini? Kalau kamu emang yakin coba tambahin di kolom komentar hal-hal apa lagi yang bisa bikin Barcelona bisa ngalahin Juventus. Lagian kalau kamu itu seorang Barcelonistas sejati kamu pasti tau artinya "Mes que Un Club". Ya udah, sampai ketemu di Berlin ya.
*featured image: imgkid.com
Previous
Next Post »