erita
11

Eksotisme Kuba, Tak Kalah Keren Dengan Negara Maju


Kuba, negara yang dianggap sebagai negara berbahaya bagi sebagian besar negara di dunia, kini menjelma menjadi magnet wisata dunia yang patut diperhitungkan. Bahkan negara Amerika yang dulu getol memberi tekanan pada Kuba dalam bentuk embargo ekonomi serta pemberian hukuman bagi warganya yang traveling ke Kuba kini berangsur-angsur mulai melunak.
Sejak tahun 2012 pariwisata Kuba mulai dilirik wisatawan dunia. Penyebabnya tidak lain karena keeksotisan alam yang dimilikinya. Kuba juga memiliki kawasan kota tua yang terawat dengan baik. Kawasan perkotaan hingga pesisir pantai negara tersebut sebanding dengan negara-negara maju lainnya. Lantas mana saja destinasi incaran para turis saat traveling ke Kuba? Berikut Boombastis kumpulkan dari berbagai sumber untuk Anda.

1. Santiago de Cuba, Bangunan Tua serta Museum Tertua di Kuba Ada di Kota Ini

Kuba memiliki sejarah panjang yang menarik untuk dipelajari. Untuk itu mulailah petualangan menjelajah kuba dengan menyambangi bangunan-bangunan tua yang ada di Santiago de Cuba. Ini merupakan kota di sebelah timur negara tersebut sekaligus ibu kota dari Provinsi Santiago de Cuba. Traveler dunia selalu memasukkan kota ini dalam itinerary mereka saat berkunjung ke Kuba yang menjadikannya salah satu tujuan wisata terkenal di sana.
Foto via www.wefindyougo.com
Foto via www.wefindyougo.com
Berbagai atraksi dapat traveler temui saat berkunjung ke kota terbesar kedua di Kuba ini. Pada bulan Juli akan ada festival tahunan berupa pertunjukan musik Afro-Kuba dan tari-tarian di sepanjang jalanan semalam suntuk. Jangan lupa pula untuk mengunjungi Museo Emilio Bacardo yang merupakan museum tertua yang menampilkan mumi dari Peru dan Mesir kuno.
Sebelum beranjak keluar dari kota ini sempatkan pula untuk mampir ke sebuah benteng tua saksi bisu peperangan Amerika dengan Spanyo, yaitu The Castillo de San Pedro de la Roca. Benteng ini bisa Anda temui di Santiago.

2. Santa Clara, Kota Berwajah Kolonial di Kuba

Kota kedua yang wajib dikunjungi saat nge-trip ke Kuba adalah Santa Clara yang juga menjadi ibukota dari Villa Clara. Tempat ini sangat menarik karena memiliki aura kolonial yang kental. Di kota ini pula seorang revolusioner Kuba yang sangat terkenal yaitu Che Guevara memimpin perang melawan rezim Batista pada tahun 1958.
Foto via www.wefindyougo.com
Foto via www.wefindyougo.com
Beberapa tempat menarik yang bisa menjadi pilihan berlibur Anda di kota ini antara lain dengan mengunjungi museum dan memorial revolusioner, Monumento del Che yang berada di perbukitan di dekat kota.
Museum ini menjadi destinasi buruan turis yang datang ke Santa Clara, sebab di dalam museum ini tersimpan berbagai barang milik Che Guevara termasuk ijazah universitasnya, foto bersama presiden Kuba Fidel Castro serta senjata perang yang ia gunakan selama perang revolusi. Di area museum juga terdapat patung Che Guevara yang terbuat dari perunggu dengan pose sedang memegang senjata.

3. Old Havana, Bernostalgia dengan Zaman Kuno di Kuba

Kuba memiliki kemiripan dengan Indonesia,pun begitu dengan ibu kotanya. Jakarta memiliki kawasan Kota Tua yang berisi bangunan peninggalan kolonial Belanda, sedangkan ibu kota Kuba bernama Havana juga memiliki kawasan Kota Tua yang disebut dengan Old Havana. Di kawasan ini penuh dengan bangunan Spanyol.
Foto via www.purewow.com
Foto via www.purewow.com
Di Old Havana traveler dapat menikmati sensasi matahari terbenam dari teras kebun Hotel Nacional de Cuba, mereka juga bisa melihat dua senjata canon milik Spanyol yang pernah diserang Angkatan Laut Amerika selama perang. Atraksi wisata paling banyak digemari pelancong yang datang ke Old Havana adalah wisata sejarah berkeliling kota tua dengan mengendarai mobil kuno vintage.

4. Partagas Real Fabrica De Tobacos, Ke Kuba Tak Lengkap Jika Tidak Mampir ke Pabrik Cerutu

Jika di film-film Kuba selalu digambarkan sebagai negara penghasil cerutu terbaik di dunia. Cerutu memang menjadi ikon negara tersebut, kualitas cerutu buatan Kuba disebut-sebut terbaik sejagad. Nah, mumpung lagi di Kuba pastikan untuk mengunjungi pabriknya. Real Fabrica De Tobaco itulah namanya, pabrik ini berada di Havana.
Foto via www.mountainsoftravelphotos.com
Foto via www.mountainsoftravelphotos.com
Pabrik Cerutu Partagas dibangun tahun 1845 dan memproduksi ratusan cerutu setiap harinya. Jelajahilah pabrik tersebut dan Anda akan mempelajari banyak hal tentang pembuatan cerutu Kuba, mulai dari berbentuk tembakau hingga menjadi cerutu yang siap dipasarkan. Namun perlu diketahui selama tur berkeliling pabrik, turis dilarang membawa memotret, hal ini dilakukan sebagai upaya melindungi pekerja agar tidak terekpose.

5. Varadero, Arena Berjemur, Bermain Pasir dan Jajaran Resort Pinggir Pantai

Kuba termasuk negara kepulauan maka tak lengkap rasanya jika berkunjung ke sana namun tidak mencicipi air lautnya. Tempat paling populer yang bisa dikunjungi adalah Varadero, sebuah resor di pesisir pantai yang meliputi pantai pasir putih sepanjang hampir 20 kilometer. Dengan ukuran itu menjadikan Varadero sebagai salah satu resor terbesar di Karibia.
Foto via www.purewow.com
Foto via www.purewow.com
Berbagai fasilitas seru juga turus hadir di dalam kawasan wisata tersebut. Anda bisa bermain golf di resort golf pinggir pantai, memancing, diving dan juga snorkeling. Tak ketinggalan juga hadirnya berbagai hotel dari yang murah hingga yang mewah.
So, meski ini kawasan terkenal namun tetap ramah dikunjungi wisatawan yang berbudget pas-pasan. Di pantai ini Anda akan dengan mudah menemukan orang-orang Eropa dan Kanada, merekalah yang paling banyak mengunjungi daerah ini.

6. Malecon, Kota Pelabuhan Tempat Nongkrong Para Turis

Lengkapi perjalanan Anda di Kuba dengan menyambangi tempat tongkrongan favorit para turis dan juga warga lokal di Malecon. Ini merupakan taman terbuka yang sangat luas yang berada di pinggir pantai. Lokasinya berada di Old Havana dan berada di mulut Pelabuhan Havana.
Foto via Wikipedia
Foto via Wikipedia
Taman terbuka ini terdiri dari jalanan serta tembok laut yang membentang sepanjang 8 kilometer mulai dari Old Havana menuju utara lingkungan Centro Habana dan berakhir di Vedado. Datanglah pada saat malam hari, Anda akan menemukan banyak turis sedang asyik nongkrong bareng keluarga dan teman-teman mereka. Sinar lampu dari gedung-gedung pusat bisnis membuat suasana makin romantis.
Kuba ternyata oke juga kan dijadikan tujuan berlibur? Makin menyenangkan lagi bagi traveler Indonesia, sebab Kuba adalah salah satu negara di Amerika yang memberikan bebas visa bagi turis asal Indonesia, tak tanggung-tanggung mereka memberikan bebas visa selama sebulan.
Previous
Next Post »